🌟 Selamat datang di Mimbar Umum TV – Sumber Berita Terpercaya Sumatera Utara! 🌟

Media Official resmi dari Mimbar Umum Online. Mimbar Umum ialah media yang masuk kategori tertua di Indonesia. Berdiri sejak 6 November 1945.

🔹 Apa yang kamu dapatkan di channel ini?

Kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat untuk semua warga Sumatera Utara dan siapa saja yang tertarik dengan perkembangan wilayah ini.

🔔 Jangan lupa untuk subscribe, tekan like pada video yang kamu sukai, dan aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terbaru dari kami!

🌐 Ikuti kami di media sosial:

website: www.mimbarumum.co.id
Instagram: @koranmimbarumum
Twitter: @koranmimbarumum

Terima kasih sudah bergabung dengan Mimbar Umum TV – teman setia berita Sumatera Utara! 📲



Mimbar Umum TV

Kemnaker bidik tingkat kebekerjaan lulusan pelatihan vokasi 70 persen

Jakarta, 12/10 (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan tingkat kebekerjaan lulusan Pelatihan Vokasi Nasional bisa mencapai 70 persen.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Senin, hal ini senada dengan upaya pemerintah mendorong transformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) agar pelatihan semakin sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan peluang lulusan memasuki dunia kerja, dengan target tingkat kebekerjaan lulusan pelatihan vokasi nasional mencapai 70 persen,” kata dia.

Menaker Yassierli mengatakan, BPVP perlu dikelola sebagai pusat pelatihan berstandar tinggi yang memiliki budaya belajar kuat dan jaringan alumni terintegrasi.

Dengan demikian, pelatihan vokasi diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lebih responsif terhadap kebutuhan pasar kerja.

“Kita harus mengejar bagaimana balai-balai pelatihan ini bisa memberikan kemanfaatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Melalui transformasi pelatihan vokasi nasional, kita memperluas akses dan meningkatkan kualitas agar mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan saat ini,” ujar Yassierli.

Untuk memantau hasil pelatihan, Kemnaker akan menerapkan tracer study paling lambat dua bulan setelah pelatihan selesai.

Mekanisme ini digunakan untuk menelusuri rekam jejak alumni di pasar kerja sebagai bagian dari evaluasi hasil pelatihan.

Selain itu, Kemnaker juga mendorong model pelatihan yang melibatkan industri, pemerintah daerah, kawasan industri, hingga badan usaha milik negara (BUMN).

Melalui pendekatan Demand Driven, peserta mendapatkan pelatihan di balai yang disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga dapat meningkatkan peluang kebekerjaaan pascapelatihan.

Selain menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri, BPVP diarahkan untuk memperluas layanan melalui pelatihan bagi penyandang disabilitas, Labor Productivity Clinics bagi industri menengah, serta Talent & Innovation Hub sebagai pusat inovasi.

“Jadi tidak hanya vokasi, di setiap balai nantinya akan ada Talent Innovation Hub, lengkap dengan pengantar kerja bagi disabilitas dan klinik produktivitas,” ujar Yassierli.

1 day ago | [YT] | 0

Mimbar Umum TV

Jakarta, 12/10 (ANTARA) - Realisasi penyaluran Kredit Program Pemerintah tercatat mencapai Rp258,75 triliun hingga 23 September 2026, atau setara 78,47 persen dari plafon yang ditetapkan untuk tahun ini.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan sebanyak 67,84 persen dari total kredit tersebut disalurkan ke sektor produksi.

“Ukuran keberhasilan Kredit Program bukan hanya berapa besar kredit yang disalurkan, tetapi berapa banyak usaha yang tumbuh, tenaga kerja yang terserap, dan masyarakat yang berhasil naik kelas. Kredit Program bukan sekadar instrumen pembiayaan, melainkan instrumen pemberdayaan dan transformasi ekonomi rakyat,” kata Ferry dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ferry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM itu merinci, Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi skema dengan penyaluran terbesar, yakni Rp232,66 triliun atau 80,08 persen dari target Rp290,52 triliun.

Pembiayaan tersebut telah menjangkau 3,61 juta debitur dan mendukung penyerapan tenaga kerja sebanyak 10,83 juta orang.

Selain KUR, Kredit Program Perumahan (KPP) telah disalurkan sebesar Rp25,78 triliun kepada 110.286 debitur dan mendukung penyerapan 337.457 tenaga kerja.

Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (Kredit Alsintan) tercatat sebesar Rp169,76 miliar, sedangkan Kredit Industri Padat Karya (KIPK) mencapai Rp137,92 miliar.

“Pemerintah terus memperluas akses pembiayaan agar pelaku usaha memperoleh akses modal yang sesuai kebutuhan, tepat sasaran, dan mampu menopang pertumbuhan usaha,” ujar Ferry.

Pemerintah terus memperkuat penyaluran kredit program melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, lembaga penyalur, lembaga penjamin, serta asosiasi usaha guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diproyeksikan tumbuh sekitar 7,2 persen per tahun.

Pada saat yang sama, kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan pembiayaan UMKM diperkirakan mencapai Rp2.400 triliun pada 2026.

Selain memperkuat penyaluran KUR, lanjut Ferry, pemerintah menyempurnakan berbagai skema kredit program, termasuk pengembangan Kredit Usaha Pertanian, perluasan akses pembiayaan bagi industri padat karya, serta optimalisasi KPP untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah.

Pemerintah juga menyediakan Kredit Perempuan Prasejahtera dengan plafon hingga Rp15 juta dan pendampingan untuk memperluas akses pembiayaan formal bagi perempuan prasejahtera.

1 day ago | [YT] | 0

Mimbar Umum TV

BGN Terbitkan SOP Pendingnan Makanan Di SPPG Jaga Keamanan MBG

Jakarta, 12/10 (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan SOP Nomor 015/05/00/SOP.15/09/2026 tentang Pendinginan Makanan sebagai pedoman menjaga kualitas keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea mengatakan, SOP tersebut telah berlaku efektif sejak 4 September 2026. Prima menegaskan pentingnya pengendalian suhu dan waktu untuk menjaga keamanan makanan setelah proses memasak.

"Proses pendinginan perlu dilakukan secara terukur dengan memperhatikan suhu dan waktu, sehingga makanan tetap aman sebelum memasuki tahap pemorsian," ujar Prima dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Prima menjelaskan, SOP tersebut mengatur pendinginan berbagai makanan matang, termasuk nasi, sayur, daging, unggas, telur, ikan, dan produk perikanan. Proses pendinginan dilakukan di ruang khusus dengan suhu ruangan maksimal 20 derajat Celsius serta menggunakan wadah dan peralatan yang bersih untuk mencegah kontaminasi.

Petugas juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap dan memastikan makanan tidak diletakkan langsung di lantai atau ditumpuk terlalu tinggi. Sebelum pendinginan dimulai, petugas mencatat waktu dan suhu awal inti makanan menggunakan termometer yang sesuai.

"Pencatatan suhu dan waktu diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pendinginan dapat dipantau dan ditelusuri," ucap Prima.

Proses pendinginan makanan (resting) dilakukan maksimal selama satu jam dengan tetap memperhatikan pengendalian suhu makanan. Setelah selesai, suhu dan waktu kembali dicatat sebelum makanan diporsi.

Melalui SOP tersebut, BGN mendorong penerapan proses pendinginan yang terukur dan terdokumentasi untuk mendukung keamanan pangan dalam penyelenggaraan Program MBG.

‪@antaranews‬
‪@MimbarUmumTV‬
#sumut
#fyppppp

1 day ago (edited) | [YT] | 0

Mimbar Umum TV

Belajar Tambang Di Situs Warisan Dunia

Siang itu kabut asap tebal menyelimuti kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Sudah sepekan lebih tidak turun hujan. Cuaca terik dan suhu panasnya memantul ke permukaan tanah kota batu bara tersebut. 

Meskipun demikian, asap dan cuaca panas tidak menyurutkan semangat belasan mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang (UNP) untuk tetap belajar ke kedalaman bumi. Mereka datang ke lubang tambang batu bara Sawahluwung milik PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

Seorang  mahasiswa, Jamie memimpin rombongannya yang berjumlah sekitar 15 orang dengan membawa alat-alat ukur seperti meteran dan kompas geologi. Mereka dibagi tiga kelompok yaitu dua kelompok masuk ke dalam tambang, sedangkan satu kelompok melakukan pendataan di luar tambang. 

Pintu masuk bekas lubang tambang batu bara Sawahluwung itu berada pada ketinggian 214 meter di atas permukaaan laut. Namun saat masuk ke dalam, elevasinya turus menurun sampai 57 meter dengan jalur utama yang dikelola rutin sepanjang 1,5 kilometer.

Terowongan itu telah dialihfungsikan menjadi lubang pendidikan tambang bawah tanah (Underground Mining) pertama di Indonesia. Di bagian dalamnya dirawat secara modern untuk menyimulasikan ekosistem kerja tambang yang riil sekaligus aman. Stabilitas bukaan terowongan juga tetap dipertahankan secara berkelanjutan untuk kebutuhan edukasi dan riset geoteknik.

Tambang Ombilin adalah salah satu tambang batu bara tertua di kawasan Asia Tenggara yang beroperasi pada era kolonial antara tahun 1891–1892. Setelah dikelola oleh PT Bukit Asam lubang tambang dalam Sawahluwung baru dibuka pada 1985 ketika dimulainya mekanisasi dalam teknologi pertambangan dan mulai berhenti berproduksi pada tahun 2016. 

Meskipun tidak berproduksi lagi, PT Bukit Asam telah berkomitmen untuk mendukung penuh upaya pelestarian Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2019 yang salah satunya dengan menjadikannya lubang pendidikan.

Berdasarkan data resmi UNESCO World Heritage Centre, total luas wilayah WTBOS mencakup luas area inti 268,18 hektare yang dilindungi oleh zona penyangga (buffer zone) seluas 7.356,92 hektare.

‪@antaranews‬
‪@MimbarUmumTV‬
#sumut
#fypppp

1 day ago (edited) | [YT] | 0

Mimbar Umum TV

BI: Uang beredar M2 Agustus 2026 tumbuh 8,2 persen capai Rp10.448,1 T

Jakarta, 24/9 (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) melaporkan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2026 tumbuh sebesar 8,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) sehingga mencapai Rp10.448,1 triliun.

Posisi tersebut melanjutkan pertumbuhan M2 pada Juli 2026 yang sebesar 8,3 persen (yoy).

"Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Agustus 2026" kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 9,0 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,5 persen (yoy).

Adapun perkembangan M2 pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit.

Penyaluran kredit tumbuh sebesar 13,3 persen (yoy) pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,0 persen (yoy).

Dalam hal ini, kredit yang diberikan hanya dalam bentuk pinjaman (loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman seperti surat berharga (debt securities), tagihan akseptasi (bankera acceptances), dan tagihan repo.

Selain itu, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor bank umum yang berkedudukan di luar negeri, dan kredit yang disalurkan kepada pemerintah pusat dan bukan penduduk.

BI juga melaporkan perkembangan uang primer (M0) adjusted yang pada Agustus 2026 tumbuh sebesar 16,3 persen (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 17,1 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp2.281,5 triliun.

Menurut bank sentral, perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di BI adjusted sebesar 19,0 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 12,9 persen (yoy).

Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).

3 weeks ago | [YT] | 2

Mimbar Umum TV

Kepala BRIN ajak generasi muda berani berimajinasi agar RI lebih maju

Jakarta, 24/9 (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengajak generasi muda untuk membangun pola pikir tangguh serta berani berimajinasi demi membawa Indonesia menjadi negara maju.

"Kalau kita ingin menjadi leader, maka kita harus fokus pada hal-hal baru," kata Arif Satria dalam acara Puncak Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026 di Jakarta, Kamis.

Kepala BRIN mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak selamanya terpaku pada kebiasaan meniru praktik terbaik (best practice) dari negara atau institusi lain yang hanya akan menciptakan mental pengikut.

Untuk menjadi bangsa pemimpin, generasi muda dituntut untuk fokus pada penciptaan praktik masa depan (future practice) melalui karya-karya yang futuristik, antisipatif, dan sangat inovatif.

Ia mengutip sebuah studi dari McKinsey yang mengungkapkan bahwa faktor paling besar dalam menentukan prestasi akademis seorang siswa dari berbagai negara bukanlah dari fasilitas sekolah atau guru.

Faktor penentu paling krusial bagi kesuksesan tersebut justru berasal dari pola pikir, motivasi, kepercayaan diri, serta keberanian dari dalam diri siswa itu sendiri.

"Motivasi, kepercayaan diri, keberanian dan lain sebagainya. Nah sehingga bagus sekali ya saudara-saudara semua, para mahasiswa, para siswa semua, jangan berkecil hati ketika orang tua kita biasa-biasa saja, ketika guru kita biasa-biasa saja, ketika sekolah kita biasa-biasa saja," ujar Arif Satria.

Menurutnya, kemampuan berimajinasi juga menjadi fondasi utama peradaban, sebagaimana fiksi ilmiah tentang kecerdasan buatan (AI) dan rekayasa genetika puluhan tahun silam kini mulai diwujudkan oleh ilmuwan dunia.

Namun keberanian untuk bermimpi besar tersebut harus ditopang oleh rasa percaya diri yang kuat agar gagasan baru dapat direalisasikan dan diyakini oleh masyarakat luas.

"Bangsa Indonesia hanya akan bisa besar ketika ada revolusi mindset dan saya yakin anda semua adalah aktor-aktor yang bisa menjadi pilar penting dalam membuat Indonesia ini menjadi bangsa besar." tutur Arif Satria

3 weeks ago | [YT] | 3

Mimbar Umum TV

BEASISWA KULIAH UNTUK 150 RIBU GURU

3 weeks ago | [YT] | 2

Mimbar Umum TV

Menaker: Perlindungan hari tua pekerja informal jadi perhatian

Jakarta, 07/9 (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai perlindungan hari tua pekerja informal yang masih menjadi penopang perekonomian nasional harus menjadi perhatian utama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

"Ini concern bagi kami, concern bagi kita, bagaimana mereka juga tetap mendapatkan perlindungan sosial, karena hak setiap warga negara untuk memperoleh perlindungan sosial"kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut Yassierli mengungkapkan, salah satu tantangan pemerintah saat ini adalah struktur angkatan kerja yang masih didominasi pekerja sektor informal.

Ia mengatakan, dari sekitar 155 juta angkatan kerja di Indonesia, sekitar 60 persen di antaranya bekerja di sektor informal.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen agar para pekerja tersebut tidak hanya produktif selama usia kerja, tetapi juga dapat hidup mandiri dan sejahtera ketika memasuki masa tua.

Lebih jauh, Yassierli mengingatkan bahwa Indonesia saat ini masih berada dalam momentum bonus demografi dan secara bertahap akan menghadapi tantangan penuaan penduduk (aging population).

Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan memastikan masyarakat memiliki kesiapan dan perlindungan yang memadai ketika memasuki masa pascakerja.

"Kami menginginkan mereka bisa tetap berkarya, mereka tidak tergantung dari pekerja yang produktif" tambahnya.

Oleh karena itu, Yassierli menilai kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat yang telah memasuki masa pascakerja tetap dapat hidup layak dan mandiri.

Salah satunya adalah inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Pencanangan Bulan Dana Pensiun Tahun 2026, yang ia nilai sekaligus menjadi bagian dari penguatan perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada masa tua.

"œInisiatif tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memperluas cakupan perlindungan sosial bagi seluruh angkatan kerja di Indonesia" kata Menaker.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pencanangan Bulan Dana Pensiun menjadi momentum penting untuk meningkatkan sosialisasi dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan dana pensiun sejak memasuki dunia kerja.

Berdasarkan data OJK, indeks literasi dana pensiun masyarakat Indonesia baru mencapai 22 persen.

Angka tersebut menunjukkan masih perlunya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan jaminan finansial untuk masa tua.

PR (Pekerjaan Rumah red.) OJK, DPR, pemerintah, asosiasi dana pensiun, dan perusahaan dana pensiun untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa dana pensiun itu harus disiapkan, bahkan sejak orang mulai bekerja secara mandiri atau di tempatnya bekerja"ujar Friderica.

1 month ago | [YT] | 2

Mimbar Umum TV

BI: Cadev Agustus 2026 capai 146,5 miliar dolar, naik 1,2 miliar dolar

Jakarta, 07/9 (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2026 mencapai 146,5 miliar dolar AS, meningkat sebesar 1,2 miliar dolar AS dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2026 yang sebesar 145,3 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan perkembangan posisi cadangan devisa Agustus 2026 dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Perkembangan tersebut terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

Bank sentral menyampaikan posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia juga meyakini bahwa ke depan, ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,†kata Ramdan.

Setelah lima bulan berturut-turut mengalami penurunan, cadangan devisa pada akhir Juni 2026 mencatat kenaikan pertama yakni naik sebesar 700 juta dolar AS sehingga mencapai 145,6 miliar dolar AS.

Kemudian pada akhir Juli 2026, cadangan devisa tercatat relatif stabil dengan penurunan yang tipis sebesar 0,3 miliar dolar AS sehingga menjadi 145,3 miliar dolar AS.

1 month ago | [YT] | 2